Selasa, 17 Mei 2016

MPPL - MANAJEMEN RISIKO



MANAJEMEN RISIKO

Identifikasi Risiko Proyek Sistem Informasi Hotel Selaras Asri
No
Risiko
Jenis Risiko
Kategori (check list risiko)
Usaha yang dilakukan
1
Dokumentasi yang tidak mendetail
Risiko yang sudah diketahui
-    Risiko yang mempengaruhi bisnis
-    Risiko definisi proses
Melakukan validasi dengan inspeksi.

2
Server tidak kuat menangani banyak pengguna
Risiko yang dapat diramalkan
-    Risiko ukuran produk
-    Risiko lingkungan pengembangan
Melakukan proses dengan beberapa server replikasi sehingga operasi tidak dilakukan oleh satu server  saja.

3
Waktu pengerjaan yang lebih lama dibandingkan dengan rencana pengerjaan
Risiko yang dapat diramalkan
-  Risiko yang mempengaruhi bisnis
Memastikan milestone dilaksanakan sesuai dengan jadwalnya, jika tidak maka setiap stakeholder yang terkait harus menerima risiko agar bisa mengembalikan sesuai jadwal, seperti lembur.
4
Desain UI yang kurang user-friendly
Risiko yang dapat diramalkan
-  Risiko yang dihubungkan dengan karakteristik pelanggan
Melakukan teknik validasi UI dengan prototyping, bekerja sama dengan pengguna sebagai tester.
5
Server rusak
Risiko yang tidak diharapkan
-  Risiko teknologi yang akan dibangun
Back up data dari satu server ke server lain yang merupakan replikasi server utama.
6
Developer sakit pada saat pengerjaan proyek
Risiko yang tidak diharapkan
-  Risiko lingkungan pengembangan
Mengatur waktu kerja seefektif mungkin untuk menghindari kerja lembur atau kerja berlebihan


Struktur Rincian Risiko





Daftar Risiko
No
Rank
Risk
Category
Root
Cause
Risk
Owner
Status
R5
1
Server rusak
Resiko Teknologi

 Server
Stakeholder
Aktive
R1
2
Dokumentasi yang tidak mendetail
Struktur/Proses risiko
Developer
Developer
Aktive
R3
3

Waktu pengerjaan yang lebih lama dibandingkan dengan rencana pengerjaan
Struktur/Proses risiko

 Developer
Developer
Aktive

Probabilitas/ Dampak Matriks




Mitigasi
No
Risk
Risiko
Anti-Risk
1
Risk 1
Dokumentasi yang tidak mendetail
·       Melakukan penggalian kebutuhan secara maksimal
·       Analisis scope lebih diperdalam
·       Melakukan pengecekan dokumen secara berkala
2
Risk 2
Server tidak kuat menangani banyak pengguna
·       Memperkirakan jumlah pengguna yang akan mengakses
·       Melakukan proses dengan beberapa server replikasi sehingga operasi tidak dilakukan oleh satu server  saja
3
Risk 3
Waktu pengerjaan yang lebih lama dibandingkan dengan rencana pengerjaan
·       Pengecekan milestone secara teratur sesuai dengan timelinenya
·       Peningkatan otoritas project manager
·       Peningkatan frekuensi pemantauan project
·       Pemilihan project manager yang paling berpengalaman
·       Meningkatkan komunikasi dan pemahaman project goals
·       Peningkatan penanganan masalah dan komunikasi antar
4
Risk 4
Desain UI yang kurang user-friendly
·       Melakukan evaluasi secara berkala ke stakeholder
·       Sistem Analyst mengecek secara berkala sudahkah sesuai atau mdah digunakan oleh stakeholder
5
Risk 5
Server rusak
·       Back up data dari satu server ke server lain yang merupakan replikasi server utama
6
Risk 6
Developer sakit pada saat pengerjaan proyek
·       Peningkatan otoritas project manager
·       Pengaturan waktu seefektif mungkin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar