Minggu, 22 Mei 2016

MPPL - UAS DOKUMENTASI LENGKAP

MPPL - UAS DOKUMENTASI LENGKAP

Nama : Devira Wiena Pramintya
NRP   : 5113100045
Kelas  : A

Deskripsi Proyek
Sistem Informasi yang dapat melakukan proses pengumpulan data dan penyajian informasi secara otomatis tentang daftar harga kamar dan kelas, data kamar kosong dan yang terisi, data cheek-in cheek-out serta data tamu, pencetakan laporan harian, mingguan, bulanan, serta pengelolaan daftar petugas hotel. Input data dari computer recepsionist dan admin  yang akan diproses sehingga menjadi data yang akurat. Keluaran dari system ini berupa data yang bersifat update sehingga dapat membantu kerja resepsionis dan menunjang system administrasi hotel.
http://devirawiena.blogspot.co.id/2016/02/sistem-informasi-reservasi-hotel.html

Link Dokumentasi yang telah dikerjakan
1. KAK
http://devirawiena.blogspot.co.id/2016/03/mppl-kerangka-acuan-kerja-kak.html
2.  Project Charter
http://devirawiena.blogspot.co.id/2016/03/mppl-project-charter.html
3. Manajemen Waktu
http://devirawiena.blogspot.co.id/2016/04/mppl-management-waktu.html
4. Manajemen Biaya
http://devirawiena.blogspot.co.id/2016/04/mppl-management-biaya.html
5. Monitoring Proyek Perangkat Lunak
http://devirawiena.blogspot.co.id/2016/05/mppl-monitoring-proyek-perangkat-lunak.html
6. Manajemen Mutu
http://devirawiena.blogspot.co.id/2016/05/mppl-manajemen-mutu-proyek-perangkat.html 
7. Manajamen SDM
http://devirawiena.blogspot.co.id/2016/05/mppl-manajemen-sumber-daya-manusia.html
8. Manajemen Resiko
http://devirawiena.blogspot.co.id/2016/05/mppl-manajemen-risiko_17.html

Link Dokumentasi Lengkap : 
https://drive.google.com/folderview?id=0B-EghaiNqRUgN2stanFINVpMaDg&usp=sharing

Selasa, 17 Mei 2016

MPPL - MANAJEMEN RISIKO



MANAJEMEN RISIKO

Identifikasi Risiko Proyek Sistem Informasi Hotel Selaras Asri
No
Risiko
Jenis Risiko
Kategori (check list risiko)
Usaha yang dilakukan
1
Dokumentasi yang tidak mendetail
Risiko yang sudah diketahui
-    Risiko yang mempengaruhi bisnis
-    Risiko definisi proses
Melakukan validasi dengan inspeksi.

2
Server tidak kuat menangani banyak pengguna
Risiko yang dapat diramalkan
-    Risiko ukuran produk
-    Risiko lingkungan pengembangan
Melakukan proses dengan beberapa server replikasi sehingga operasi tidak dilakukan oleh satu server  saja.

3
Waktu pengerjaan yang lebih lama dibandingkan dengan rencana pengerjaan
Risiko yang dapat diramalkan
-  Risiko yang mempengaruhi bisnis
Memastikan milestone dilaksanakan sesuai dengan jadwalnya, jika tidak maka setiap stakeholder yang terkait harus menerima risiko agar bisa mengembalikan sesuai jadwal, seperti lembur.
4
Desain UI yang kurang user-friendly
Risiko yang dapat diramalkan
-  Risiko yang dihubungkan dengan karakteristik pelanggan
Melakukan teknik validasi UI dengan prototyping, bekerja sama dengan pengguna sebagai tester.
5
Server rusak
Risiko yang tidak diharapkan
-  Risiko teknologi yang akan dibangun
Back up data dari satu server ke server lain yang merupakan replikasi server utama.
6
Developer sakit pada saat pengerjaan proyek
Risiko yang tidak diharapkan
-  Risiko lingkungan pengembangan
Mengatur waktu kerja seefektif mungkin untuk menghindari kerja lembur atau kerja berlebihan


Struktur Rincian Risiko





Daftar Risiko
No
Rank
Risk
Category
Root
Cause
Risk
Owner
Status
R5
1
Server rusak
Resiko Teknologi

 Server
Stakeholder
Aktive
R1
2
Dokumentasi yang tidak mendetail
Struktur/Proses risiko
Developer
Developer
Aktive
R3
3

Waktu pengerjaan yang lebih lama dibandingkan dengan rencana pengerjaan
Struktur/Proses risiko

 Developer
Developer
Aktive

Probabilitas/ Dampak Matriks




Mitigasi
No
Risk
Risiko
Anti-Risk
1
Risk 1
Dokumentasi yang tidak mendetail
·       Melakukan penggalian kebutuhan secara maksimal
·       Analisis scope lebih diperdalam
·       Melakukan pengecekan dokumen secara berkala
2
Risk 2
Server tidak kuat menangani banyak pengguna
·       Memperkirakan jumlah pengguna yang akan mengakses
·       Melakukan proses dengan beberapa server replikasi sehingga operasi tidak dilakukan oleh satu server  saja
3
Risk 3
Waktu pengerjaan yang lebih lama dibandingkan dengan rencana pengerjaan
·       Pengecekan milestone secara teratur sesuai dengan timelinenya
·       Peningkatan otoritas project manager
·       Peningkatan frekuensi pemantauan project
·       Pemilihan project manager yang paling berpengalaman
·       Meningkatkan komunikasi dan pemahaman project goals
·       Peningkatan penanganan masalah dan komunikasi antar
4
Risk 4
Desain UI yang kurang user-friendly
·       Melakukan evaluasi secara berkala ke stakeholder
·       Sistem Analyst mengecek secara berkala sudahkah sesuai atau mdah digunakan oleh stakeholder
5
Risk 5
Server rusak
·       Back up data dari satu server ke server lain yang merupakan replikasi server utama
6
Risk 6
Developer sakit pada saat pengerjaan proyek
·       Peningkatan otoritas project manager
·       Pengaturan waktu seefektif mungkin